Rabu, 04 Januari 2012

Surat Cinta dari Tuhan

 Saat kau terbangun di pagi hari..

AKU memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepada-Ku, meskipun hanya sepatah kata meminta pandapat-Ku atau bersyukur kepada-Ku atas sesuatu hal yg indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini dan kemarin..
Namun, AKU melihatmu begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi ke sekolah.
AKU kembali menanti dirimu saat engkau sedang bersiap, AKU tau akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapa-Ku, tetapi engkau terlalu sibuk.
Di suatu tempat, engkau duduk di sebuah kursi selama 15 menit tanpa melakukan apapun. Kemudian AKU melihat engkau menggerakan kakimu. Tetapi engkau berlari membuka HP dan menelpon seseorang untuk mendengarkan berita terbaru. AKU melihatmu ketika engkau pergi belajar dan AKU menanti dengan sabar sepanjang hari.
Dengan semua kegiatanmu AKU berpikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepada-Ku..........

Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepada-Ku. Itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukan kepalamu. Engkau memandang 3 atau 4 meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut nama-Ku dengan lembut sebelum mereka menyantap rejeki yang aku berikan. Tetapi engkau tidak melakukannya. Bagi-Ku tidak apa-apa, masih ada waktu tersisa dan AKU berharap engkau akan berbicara kepada-Ku, meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya masih banyak hal yang harus engkau kerjakan. Lalu setelah tugasmu selesai, engkau pun menyalakan TV dan engkau habiskan banyak waktu untuk menontonnya. Kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau menonton TV dan menikmati makananmu, tetapi engkau lupa tidak berbicara kepada-Ku.

Saat engkau tidur, AKU berpikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, engkau melompat ke tempat tidur dan tertidur tanpa sepatah katapun nama-Ku engkau sebut. Tidak apa-apa, karena mungkin engkau tidak menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu. AKU telah bersabar lebih lama dari yang engkau sadari. AKU bahkan ingin mengajari bagaimana bersabar terhadap orang lain. AKU sangat MENYAYANGImu. Setiap hari AKU menantikan sepatah kata, doa, pikiran, atau ucapan syukur dari hatimu. Baiklah, engkau bangun kembali dan kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini engkau akan memberi-Ku sedikit waktu untuk menyapa-Ku.

AKU sendiri bartanya-tanya, apakah salah-Ku kepadamu? Rizki yang AKU limpahkan, kesehatan yang AKU berikan, Harta yang AKU relakan, makanan yang AKU hidangkan, orang tua atau keluarga yang AKU rahmatkan? Apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepada-Ku??

       PERCAYALAH, AKU MENGASIHIMmu DAN AKU TETAP BERHARAP SUATU SAAT ENGKAU AKAN MENYAPA-KU, MEMOHON PERLINDUNGAN-KU DAN BERSUJUD MENGHADAP-KU.........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar